Sebut saja puisi

Akan tetapi...
Disaat wajah indah bak penuh senyuman
Tersimpanlah sebuah kesengsaraan
Yg menuntut diri untuk terdiam
Dan menuntut mulut terus terbungkam
Ada kala merasa tidak percaya
Akankah semua yang di lalui sia sia
Dengan segala tuntutan serta pertimbangan
Yang sulit untuk di pecahkan
Karna hati tetap terkunci
Dan raga meronta hingga tak ingin terhenti
Hingga kau larut dengan suasana
Waktu yg berjalan tak dapat terulang seperti sediakala
Hingga kau merasa dunia ini kejam
Dunia ini penuh dengan ancaman
Pikirkan kembali apa yang telah terjadi padamu
Dirimu hanya termakan oleh perkataan
Tanpa kamu cerna dan berfikir panjang
Lantas kalau semua tidak sesuai harapan
Kalau semua tdk sesuai dgn kesepakatan
Hanya satu yg harus kamu lakukan..
Yaitu belajar untuk mengiklaskan
Apa yang hendak kamu lakukan lagi?
Dirimu hanya terbawa arus
Yg membawa mu jauh hingga tak terurus.

Komentar